Ulil Albaab

Route: Allah SWT Rasulullah SAW Manusia Ulil Albab

Teknis: Teknologi Al-Quran

A. Ar-Rahman/Al-Ilm

1. Allah Maha Rahman dan Maha Rahim
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Rahman lagi Maha Rahim" (Q.1;1)
Allah SWT memiliki sifat belas kasihan kepada makhluk-Nya, dan oleh karena sifat belas kasihan itu adalah suatu sifat yang tetap pada-Nya maka nikmat dan karunia Allah itu tidak akan putus-putusnya.
2. Allah Maha Mengetahui
"Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." (Q.57;3)
"Allah cahaya langit dan bumi.... Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (Q.24;25)

B. Muhammad Rasulullah SAW

1. Akhlak Nabi Muhammad SAW
"Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung." (Al-Qalam (52); 4)
Al Hadist
Setelah Nabi wafat, seketika itu pula kota Madinah hingar bingar dengan tangisan ummat Islam; antara percaya dan tidak, Rasul yang mulia telah meninggalkan para sahabat. Beberapa waktu kemudian, seorang arab badui menemui Umar dan dia meminta, “Ceritakan padaku akhlak Muhammad.” Umar menangis mendengar permintaan itu. Ia tak sanggup berkata apa-apa. Ia menyuruh Arab badui tersebut menemui Bilal. Setelah ditemui dan diajukan permintaan yang sama, Bilal pun menangis, ia tak sanggup menceritakan apapun. Bilal hanya dapat menyuruh orang tersebut menjumpai Ali bin Abi Thalib.
Orang Badui ini mulai heran. Bukankah Umar merupakan seorang sahabat senior Nabi, begitu pula Bilal, bukankah ia merupakan sahabat setia Nabi. Mengapa mereka tak sanggup menceritakan akhlak Muhammad. Dengan berharap-harap cemas, Badui ini menemui Ali. Ali dengan linangan air mata berkata : “Ceritakan padaku keindahan dunia ini!”
Badui ini menjawab: “Bagaimana mungkin aku dapat menceritakan segala keindahan dunia ini…”
Ali menjawab: “Engkau tak sanggup menceritakan keindahan dunia ini, padahal Allah telah berfirman bahwa sungguh dunia ini kecil dan hanyalah senda gurau belaka, lalu bagaimana aku dapat melukiskan akhlak Muhammad, sedangkan Allah telah berfirman bahwa sungguh Muhammad memiliki budi pekerti yang agung! (QS. Al-Qalam 68: 4).”
Badui ini lalu menemui Siti Aisyah r.a. Isteri Nabi yang sering disapa Khumairah oleh Nabi. Aisyah menjawab,”Khuluquhu al-Quran (Akhlaknya Muhammad itu Al-Quran).” Seakan-akan Aisyah ingin mengatakan bahwa Nabi itu bagaikan Al-Quran berjalan. Badui ini tidak puas, bagaimana bisa ia segera menangkap akhlak Nabi kalau ia harus melihat seluruh kandungan Quran. Aisyah akhirnya menyarankan Badui ini untuk membaca dan menyimak QS Al-Muminun (23: 1-11).
2. Hubungan Allah SWT dan Rasulullah SAW
“Dan dia tidak berbicara menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (Q.53;3-4)

C. Manusia

1. Sifat Manusia
a. Manusia cenderung Bertauhid
b. Manusia Punya bakat dan berbuat sesuai bakatnya
c. Bersifat tergesa-gesa
d. Manusia bersifat keluh kesah dan kikir
e. Ingkar dan tidak bersyukur
f. Zalim dan bodoh
g. Bersifat Lemah
h. Bersifat suka membantah
i. Melampaui batas dan merasa serba cukup
j. Bermasyarakat
2. Apakah Manusia itu?
a. Jasmani
b. Jiwa
c. Ruhani:
"Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya ruh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur." (Q.32;9)

D. Menjadi Ulil Albab

Landasan: "Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu." (Q.15; 8-9)
Pelaksanaan Teknis : Lihat Teknologi Al-Quran